Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Juli 2012

Bolehkah Wanita Hamil Berpuasa?


Bulan puasa adalah bulan yang penuh berkah, bulan terbaik dimana berkah dan rahmat senantiasa tercurah dari Yang Maha Kuasa. Di bulan puasa ini seluruh umat muslim di dunia wajib melakukan ibadah puasa selama 30 hari. Namun ada beberapa golongan yang diberikan keringanan untuk tidak berpuasa, salah satunya adalah ibu hamil dan ibu menyusui. Selama kondisi kesehatan wanita hamil dan janin yang dikandungnya setelah dilakukan pemeriksaan dinyatakan sehat, maka wanita hamil diperbolehkan untuk berpuasa dengan syarat ibu hamil tetap mampu memenuhi kebutuhan nutrisi baik bagi dirinya maupun janin yang dikandungnya. Pemenuhan nutrisi ini harus sama dengan kondisi ketika tidak berpuasa cuman yang berbeda pemenuhan nutrisi ini dipindah waktunya tentunya dilakukan pada saat sahur dan berbuka puasa serta antara waktu berbuka puasa dan sahur.
Kandungan nutrisi dan gizi yang seimbang sekitar 2.500 kalori dalam sehari, dengan komposisi 50% karbohidrat (sekitar 308 gram), 30% protein (sekitar 103 gram), dan 10-20% lemak (sekitar 75 gram). Pemenuhan nutrisi bisa dilakukan dengan mengkonsumsi makanan empat sehat lima sempurna yang terdiri dari nasi, sayur, lauk pauk, buah, dan susu setiap kali bersantap buka dan sahur. Anda juga bisa menambahkan suplemen vitamin yang diyakini cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil selama berpuasa. Di samping itu, ada beberapa zat penting yang diperlukan saat kehamilan, di antaranya asam folat, zat besi dan kalsium. Asam folat diperoleh dari kacang-kacangan, zat besi didapatkan dari sayuran, sementara sumber kalsium bisa didapatkan dari susu dan ikan.

Namun, ada beberapa kasus ibu hamil disarankan untuk tidak berpuasa jika mengalami gangguan sebagai berikut:
Kencing manis atau diabetes (DM)
Alasannya adalah selain harus menjalani terapi obat secara teratur, ibu hamil juga harus mematuhi program makan yang telah dibuatkan supaya kadar gula dalam darah bisa tetap terkontrol atau bisa tetap stabil
Penyakit darah tinggi atau hipertensi
Ini penting untuk pengaturan obat dan pengaturan naik dan turunnya tekanan darah. Naik turun tekanan harus dihindari selama hamil karena bisa menyebabkan kematian ibu maupun si bayi.
Mengalami Perdarahan
Ini jelas kontra indikasi atau tidak diperbolehkan berpuasa. Kalau tetap dipaksakan berpuasa bisa mengkhawatirkan keadaan janin di dalam kandungan.
Dehidrasi atau kekurangan cairan
Banyak penyebabnya seperti muntah terus selama hamil,wanita hamil muda dengan morning sickness atau mual-muntah terus, nafsu makan tidak ada.
Gangguan sistem pencernaan
Ibu hamil dengan gangguan ini yang memaksakan diri berpuasa berarti memperbesar peluang penyakitnya akan kambuh. Lambung kosong akan mempertinggi peluang terjadinya peningkatan asam lambung dan bisa berbahaya untuk bayi.

Sumber : www.bidanku.com

Selasa, 05 Juni 2012

10 Pertanyaan Terpopuler Saat Hamil

Dibawah ini adalah beberapa pertanyaan yang patut Bunda simak;

1. Berapa tambahan kalori yang Anda butuhkan ketika Anda harus "makan untuk berdua"? 
Jawaban: 300 kalori
Hanya karena ada janin yang harus berkembang di dalam kandungan, tidak berarti Anda bebas mengunyah apa saja dalam jumlah tak terbatas. Bahkan sebenarnya, Anda hanya butuh tambahan sedikit camilan saja dalam sehari, itu pun yang tergolong sehat dan rendah kalori. Misalnya, buah-buahan, atau roti gandum dengan selai kacang. 


2. Berapa cangkir kopi yang boleh Anda konsumsi?
Jawaban: Kurang dari 2 cangkir sehari
Tidak mengonsumsi kafein sama sekali memang yang paling aman, namun kopi ukuran 200 ml sehari masih boleh dikonsumsi. Lebih dari itu, menurut Amanda Williams Calhoun, MD, spesialis kebidanan dan kandungan dari Kaiser Permanente Northern California, bisa meningkatkan risiko keguguran. Selain itu, jangan lupa bahwa teh, cokelat, dan minuman kola juga mengandung kafein.

3. Setelah keguguran, berapa lama boleh mencoba hamil lagi?
Jawaban: Tidak Ada Batasnya
Secara medis, sebenarnya Anda tidak harus menunggu untuk mencoba lagi. Bahkan, perempuan yang hamil lagi dalam enam bulan setelah keguguran lebih berpeluang mendapatkan bayi yang sehat, ketimbang yang menunggu enam sampai 12 bulan, demikian menurut sebuah studi yang dimuat di British Medical Journal.

4. Bolehkah mewarnai rambut?
Jawaban: Boleh, setelah trimester pertama
Tidak ada bukti bahwa mewarnai rambut akan membahayakan, namun Dr Calhoun menyarankan untuk tetap berhati-hati dengan menunggu sampai organ-organ utama pada janin telah terbentuk sempurna.

Yang ini disarankan:
5. Seks
: Berhubungan seks tidak akan menyebabkan keguguran, atau membuat mata bayi membelalak. Malahan, seks bisa meningkatkan aliran darah ke area bawah, sehingga seks akan terasa lebih menyenangkan. Namun ingat, lakukan ketika kondisi kehamilan Anda sudah cukup kuat.
6. Olahraga:
 Latihan ringan selama 30 menit setiap hari dapat meningkatkan energi, dan mengurangi nyeri pada punggung atau kembung. Bayi yang lahir dari ibu yang rajin berolahraga ketika hamil juga akan memiliki jantung yang lebih sehat.
7. Naik pesawat: Bepergian dengan pesawat terbang boleh dilakukan setelah usia kehamilan 14 minggu. Sebelum waktu tersebut, guncangan di atas pesawat dikhawatirkan akan menyebabkan kontraksi dan meningkatkan risiko keguguran. Naik pesawat sebaiknya tak dilakukan lagi setelah usia kehamilan 36 minggu, karena Anda bisa sewaktu-waktu melahirkan.

Tidak disarankan:
8. Minum alkohol:
 Tidak ada bukti bahwa alkohol aman untuk janin. Situs kehamilan The March of Dimes bahkan mengatakan bahwa konsumsi dalam jumlah sedikit pun bisa menyebabkan masalah perilaku pada anak di masa depan.
9. Membereskan kotoran hewan: Tinja kucing mengandung parasit menular yang disebut toxoplasma gondii, yang dapat menyebabkan kelahiran prematur. 
10. Sushi: Sushi dengan topping sayuran seperti mentimun, dan tempura udang sih boleh saja. Yang tidak disarankan adalah sushi dengan ikan mentah seperti sashimi, karena mengandung bakteri yang dapat menyebabkan kematian saat kelahiran. 


Sumber : Kompas.com